Minggu, 13 September 2015

18 tips sukses dari Richard Branson

18 Tips Sukses untuk Pengusaha dari Richard Branson


Richard Branson medirikan Virgin pada tahun 1970 saat berumur 20 tahun, dan tidak pernah melihat ke belakang lagi.
Dia adalah satu-satunya entrepreneur yang sudah membangun delapan perusahaan berbeda bernilai milyaran dolar dalam delapan industri berbeda, dan dia melakukan semua itu tanpa latar belakang pendidikan bisnis.
“Saya selalu penasaran dengan apa yang akan terjadi pada hidup dan karir saya sekarang jika saya mengejar pendidikan cukup lama untuk mempelajari apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam bisnis.” Seperti yang ditulisnya dalam buku barunya, Like a Virgin: Secrets They Won’t Teach You at Business School.
Kami sudah merangkum beberapa tips terbaik dari bukunya di sini.
Jangan lakukan jika Anda tidak menyukainya.
Menjalankan sebuah bisnis memerlukan banyak darah, keringat, air mata, (serta kafein). Tapi pada akhirnya, Anda sudah membangun sesuatu yang bisa Anda banggakan.

Branson berkata, “Saat saya memulai Virgin dari sebuah basement di London barat, tidak ada rencana atau strategi yang hebat. Saya tidak bertujuan untuk membangun kerajaan bisnis. Untuk saya, membangun sebuah bisnis adalah melakukan sesuatu yang bisa dibanggakan, mengumpulkan orang-orang hebat dan menciptakan sesuatu yang akan benar-benar membuat perubahan dalam hidup orang lain.”
Jadilah seorang yang narsis dan sering terlihat.
Branson menerima beberapa nasehat saat membangun Virgin Airlines dari Sir Freddie Laker, seorang raja di British Airline.
“Pastikan Anda muncul di halaman pertama dan bukan halaman belakang,” kata Laker. “Anda harus pergi keluar sana dan menjual diri sendiri. Bersikaplah konyol, atau apapun yang diperlukan. Jika tidak, Anda tidak akan bertahan.”
Branson selalu berkelana dan bertemu dengan sebanyak mungkin orang. Hal ini yang dia klaim bisa memberikan beberapa ide dan usulan terbaik untuk bisnisnya.
Pilih nama Anda dengan bijak.
Nama dan brand yang unik yang digunakan Virgin adalah salah satu hal yang mensukseskan perusahaan tersebut. Branson memastikan nama ‘Virgin’ merepresentasikan sebuah value (nilai tambah), pelayanan lebih, dan pendekatan yang fresh dan ‘sexy’.
Branson berkata bahwa dia sering ditanyai tentang asal usul nama Virgin. “Satu malam, saya sedang mengobrol dengan sekumpulan gadis berumur 16 tahun, kami membicarakan nama untuk sebuah toko piringan hitam,” katanya “Banyak ide yang muncul, dan karena kami semua masih hijau dalam dunia bisnis, seseorang mengusulkan nama Virgin. Terdengar fresh dan beresiko, lalu karena kami pikir bisa mengundang perhatian, kami menggunakan nama itu.”
Anda tidak bisa menjalankan bisnis tanpa mengambil resiko.
Salah satu ajaran yang dia sukai tentang resiko bisnis: “Orang yang berani mungkin tidak akan hidup selamanya, tapi orang yang hati-hati tidak hidup sama sekali!”
Setiap bisnis memiliki resiko. Bersiaplah untuk dijatuhkan, tapi kesuksesan jarang datang jika Anda bermain aman. Anda mungkin gagal, tapi Branson berani berkata bahwa “tidak ada yang namanya kegagalan total.”
Kesan pertama adalah segalanya. Begitu juga dengan yang kedua.
Kesan pertama yang Anda buat di hadapan pelanggan kemungkinan adalah saat Anda mendapatkan mereka. Kesan pertama sangatlah penting, kata Branson, tapi yang kedua juga sama pentingnya.
Saat kedua kali seorang pelanggan menghubungi Virgin, pastilah karena dia memiliki masalah dengan produk atau jasa yang dimilikinya. Cara Anda mempresentasikan diri dan brand Anda dalam situasi ini berpengaruh besar pada cara brand Anda mempertahankan relasi pelanggan yang bagus dan menghadapi hambatan.
Kesempurnaan tidak bisa dicapai.
“Ada masalah besar saat seseorang merasa sudah menyempurnakan sesuatu,” kata Branson. “Saat mereka percaya bahwa mereka ‘berhasil’, kebanyakan orang akan cenderung duduk tenang saat orang lain berusaha keras untuk memperbaiki kinerja.”
Untuk alasan ini, Brandson tidak pernah memberikan nilai 100 pada hasil kerja siapapun. Dia percaya bahwa sebagus apapun sesuatu, pasti masih ada ruang untuk perkembangan.
Pelanggan selalu benar, atau setidaknya sebagian besarnya.
Pelanggan selalu benar, kecuali mereka salah. Mereka juga manusia tentunya. Opini pelanggan Anda adalah sesuatu yang penting, tapi Anda “tidak boleh membangun sistem pelayanan pelanggan atas dasar pikiran bahwa organisasi Anda tidak akan pernah mempertanyakan semua yang dikatakan klien.” Kata Branson.
Branson memperingatkan bahwa banyak entrepreneur yang berpikir bahwa saat mereka membuat customer service dengan prinsip “pelanggan selalu benar” maka bisnis mereka akan berkembang. Hal ini hanya kadang-kadang benar. Berhati-hatilah agar tidak merusak hubungan dengan klien atau staff karena aturan pelayanan pelanggan Anda.
Tetapkan brand Anda.
Saat ingin menetapkan brand Anda, Branson menasehati para entrepreneur agar melakukan hal sebaliknya dari apa yang dia lakukan dengan Virgin, di mana Virgin melakukan ekspansi ke segala arah. Memang benar bahwa Virgin berkembang ke dalam berbagai industri, Branson menyatakan bahwa sebenarnya perusahaanya berfokus pada satu hal: “Menemukan cara baru untuk membantu orang-orang mendapatkan hidup yang baik.”
Tetaplah berpegang pada hal yang Anda kuasai. Sedikit berjanji dan berikan lebih dari yang Anda janjikan. Karena jika Anda tidak menetapkan brand Anda, maka kompetitor Anda yang akan melakukannya.

Dari Gelandangan Menjadi Pengusaha Sukses

Gelandangan yang Jadi Pengusaha Sukses

Jumat, 5 Juli 2013
Frank O’Dea adalah contoh sukses dari orang yang berhasil mengelola harapan hari esok, bekerja dengan visi hidup lebih baik, dan keberaniannya untuk “take action”, tulis sebuah mediaonlineKanada menggambarkan kisah lelaki itu. O’Dea berhasil mengubah hidupnya dari anak gelandangan menjadi pengusaha sukses Kanada.

O’Dea lahir di Montreal pada tahun 1945. Meski berasal dari keluarga sederhana orangtuanya mengajarkan moral dan nilai-nilai kehidupan yang tinggi. Sayangnya meski pada awalnya berjalan baik, pada perkembangan berikutnya ia terlibat dalam kehidupan negatif. Di masa remajanya O’Dea kecanduan alkohol. Kehidupan itu menghancurkan masa mudanya. Untuk menyembuhkannya sang ayah sampai mengurungnya di rumah. Tak ada keluarga yang boleh menemaninya.

O’Dea akhirnya malah kabur dari rumah dan memilih hidup menggelandang di jalanan. Kadang ia tidur di selter bis, kadang di emperan barak tentara. Tak jarang harus tidur di trotoar. Sampai akhirnya ada seorang pemilik toko di Toronto yang merasa iba kepadanya. Ia diminta bekerja di tokonya. Gajinya US$5 sehari sebagai tukang bersih-bersih toko. Meski sudah bekerja, kebiasaannya minum-minum tak bisa dienyahkan begitu saja.

Suatu kali ia mendengar dari radio ada sebuah lembaga nirlaba yang menawarkan program penyembuhan kecanduan alkohol. Entah dari mana dorongannya, tiba-tiba pengumuman itu seperti ditujukan kepada dirinya. Maka ia pun ikut program itu. Inilah titik baliknya. Saat itu usianya 23 tahun dan ia merasakan bahwa untuk menyongsong masa depannya yang lebih baik, ia harus berubah.

Sambil ikut program itu ia menjual mesin penyortir koin ke gereja-gereja. Dari uang yang sedikit demi sedikit dikumpulkannya kemudian ia mencoba berbisnis. Tahun 1970 ia membuka gerai kafe di Scarborough Town Centre, Toronto. Pada awalnya menawarkan kopi dengan harga murah. Sampai akhirnya di tahun 1975 ia menemukan ide yang berbeda. Saat itu ia ingin mengubah sasaran pasarnya dengan menawarkan kopi premium pada pelanggannya. “Saya mengubah hubungan antara kafe dan pelanggannya,” katanya. “Orang-orang itu membeli kopi kami karena kopinya memang enak. Karena kualitasnya tinggi mereka mau membayar dengan harga lebih mahal,” katanya. Kafe itu ia beri namaThe Second Cup.

Tak lama kemudian ia bisa mendirikan kafe serupa di beberapa tempat. Bahkan ia akhirnya bisa mengelola sampai ratusan kafe di seantero Kanada. “Saya berkali-kali gagal,” katanya memberi pengakuan. “Sukses itu terjadi karenatrial and errordan mencurahkan segala upaya dan waktu,” katanya. Dengan semangat itu ia membuktikan bahwa meski hidupnya pernah berantakan dengan tekad yang kuat akhirnya bisa sukses.

siapakah bill gates ???

Liputan6.com, Redmon - Dengan kekayaan mencapai US$ 81 miliar, Bill Gates masih berada di posisi teratas daftar orang terkaya di Amerika Serikat (AS) versi Forbes. Menurut catatan Forbes, pendiri Microsoft itu sudah 21 kali berturut-turut dinobatkan sebagai orang terkaya di AS. 

Gates memang istimewa. Pria jenius ini telah menjadi salah satu aset paling berharga di peradaban manusia setelah ia bersama Paul Allen memulai revolusi komputer pada era 1980-an. Inovasinya di bidang komputasi, khususnya software, telah mengubah cara hidup masyarakat dunia hingga era modern seperti sekarang ini.

Jerih payah Gates berbuah manis. Sebagai orang terkaya, ia memiliki segala hal yang didambakan kebanyakan orang. Ia memiliki pesawat jet pribadi, rumah mewah super luas, dan berbagai jenis material berharga selangit lainnya.

Tak hanya bersenang-senang, di masa senjanya ini Gates menyempurnakan hidupnya dengan menjadi seorang filantropis. Mengabdikan sisa hidup di bidang kemanusiaan, dan perlahan-lahan mundur dari hiruk-pikuk industri teknologi dunia. Ia tecatat menyumbangkan jutaan dolar AS untuk kemanusiaan di bawah payung yayasan miliknya, Bill & Melinda Gates Foundation.

Kesuksesan dan kearifan Bill Gates tak begitu saja diraihnya dengan mudah. Berikut adalah sekilas kisah hidup bos besar Microsoft, Bill Gates.

1. Bill Gates lahir pada 28 Oktober 1955 di Seatlle, Washington. Orangtuanya adalah seorang pengacara dan guru. Di lingkungannya ia dikenal cukup aktif dan brilian. Saat remaja, ia sungguh bernafsu melahap berbagai informasi. Gates disebutkan telah berhasil membaca seluruh seri 'World Book Encyclopedia' saat remaja.

2. Orangtuanya menyekolahkan Gates di sekolah tingkat atas Lakeside School yang dikenal cukup ketat. Di sini ia bertemu dengan duet mautnya, Paul Allen. Di Lakeside pula keduanya membangun minat terhadap komputer dan mencoba berbagai eksperimen.

3. Setelah lulus dari Lakeside School pada 1973, Gates berkuliah di Harvard. Meski pada awalnya dia mendaftar di jurusan hukum, namun Gates langsung mengubah pilihan jurusan menjadi matematika dan ilmu komputer.

4. Harvard adalah tempat di mana Gates bertemu Steve Ballmer, CEO kedua Microsoft setelah Bill Gates. Mereka sempat tinggal bersama di asrama Currier House, mereka sering bertemu di kelas ekonomi. Keduanya masih bersahabat kental hingga sekarang.

5. Dua tahun kemudian Gates drop out  dari Harvard untuk membangun Microsoft bersama Paul Allen. Anehnya, meski tak pernah lulus dari Harvard, namun pada tahun 2007 Gates dihadiahi gelar Doktor kehormatan oleh Harvard.
6. Pada tahun 1979, Gates dan Allen semakin serius dengan Microsoft. Mereka berdua memindahkan kantor Microsoft dari kampung halaman, Seattle, ke Redmond, Washington.

7. Microsoft Windows generasi pertama dirilis pada tahun 1985 dan tersedia bagi publik pada 1986. Sejak saat itu, Gates menjadi miliuner di usia 31 tahun.

8. Gates bertemu sang istri, Mellinda, pada 1987. Mellinda adalah salah seorang karyawan pertama Microsoft yang sempat menjabat sebagai eksekutif konten interaktif. Keduanya menikah pada tahun 1994.

9. Pada tahun 1998, Microsoft diseret ke pengadilan dengan tuntutan memonopoli pasar software. Reaksi publik beragam saat itu, ada yang pro dan ada pula yang kontra dengan Gates.

10. Bill dan Mellinda kini memiliki 3 orang anak. Mereka tinggal di sebuah rumah besar canggih di kawasan elit Medina, Washington.



Sukses kaya om bob sadino

Cerita Motivasi : Cerita Sukses Bob Sadino

Cerita Motivasi : Cerita Sukses Bob Sadino

bob sadino

Kali ini saya akan menceritakan kisah yang dapat memberi motivasi serta inspirasi untuk kita semua, cerita ini di ambil dari sebuah kisah panjang menuju sukses seorang figur yang sangat kita kenal dengan penampilannya yang sangat santai dan sederhana, dan dia juga salah satu tokoh favorit saya, yup dia adalah Bob Sadino atau biasa di panggil Om Bob. sebelumnya juga saya pernah menulis artikel tentangpengusaha muda yang sukses berkat usaha cemilannya yang tidak jauh berbeda dengan cerita motivasi kali ini.

Baik lah, sekarang kita perkenalan dulu dengan Om Bob, Cekidot !!.


biodata bob sadino

Nama Lengkap : Bob Sadino
Nama Panggilan : Om Bob
Tempat & tanggal lahir : Tanjung karang, Lampung, 9-maret-1933
Agama : Islam

Pendidikan

-SD di Yogyakarta 
-SMP di Jakarta 
-SMA di Jakarta 

Jenjang Karir

-Karyawan Unilever (1954-1955)
-Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967)
-Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang)
-Dirut PT Boga Catur Rata
-PT Kem Foods (pabrik sosis dan ham)
-PT Kem Farms (kebun sayur)

Alamat Rumah

Jalan Al Ibadah II/12, Kemang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp: 793981

Alamat Kantor

Kem Chicks Jalan Bangka Raya 86, Jakarta Selatan Telp: 793618

Cerita Singkat Awal Kehidupan Om Bob

Om bob sapaan untuk Bob sadino, Beliau memang terlahir dari keluarga yang serba berkecukupan dan beliau adalah anak bungsu dari lima bersaudara, sewaktu orang tuanya meninggal beliau yang kala itu masih berusia 19 tahuntelah mewarisi seluruh harta warisan kekayaan keluarganya, karena saudara-saudaranya yang lain sudah di anggap mapan.

Dengan banyaknya harta warisan yang di tinggalkan kepada beliau, beliau pun memilih menghabiskan waktunya untuk berkeliling dunia. dan dalam perjalan panjangnya beliau memutuskan untuk singgah di Belanda dan menetap disana kurang lebih selama 9 tahun. di belanda beliau mendapatkan kesempatan bekerja di Djakarta Lylod tepatnya di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. di Belanda juga lah beliau menemukan pasangan hidupnya ibu Soelami Soejoed.

setelah sekian lama mengadu nasib di Belanda akhirnya, pada tahun 1967 beliau memutuskan untuk kembali ke tanah air. beliau membawa beberapa harta nya termasuk 2 mobil mercedes miliknya. salah satu mobil beliau di jual untuk membeli tanah di kawasan kemang.

setelah lama tinggal di Indonesia beliau memutuskan untuk berhenti bekerja dan bertekad untuk bekerja sendiri. pekerjaan pertama yang beliau lakoni setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes nya dan beliau juga yang menjadi supirnya, namun sayang itu tidak berlangsung lama, suatu ketika beliau mengalami kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya mengalami kerusakan yang parah, karena tidak punya cukup uang untuk memperbaikinya beliau pun tidak lagi menyewakan mobilnya.

Kehilangan sumber penghasilan, beliau pun beralih profesi menjadi kuli bangunan. yang ketika itu gaji yang di perolehnya hanya Rp. 100.-. Padahal, kalau beliau mau, istrinya, yang berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri, bisa menyelamatkan keadaan. Tetapi, beliau bersikeras, ”Sayalah kepala keluarga. Saya yang harus mencari nafkah. beliau pun sempat merasa depresi dengan tekanan hidup yang dialaminya.
 

Awal Dari Kesuksesan om Bob

Sungguh Allah maha pemberi segalanya.....
Beruntung lah Beliau memiliki seorang sahabat Sri Mulyono Herlambang yang kala itu menyarankanya unuk memelihara ayam dan dia juga memberi beliau 50 ekor ayam ras untuk menghibur beliau melawan depresinya. dari situ juga lah beliau mendapat motivasi yang kuat, beliau berpikir Ayam saja bisa berjuang untuk hidup tentu manusia pun juga bisa. beliau pun mendapatkan inspirasiuntuk berwirausaha.

Dari beternak Ayam inilah Beliau dan istrinya menjual beberapa kilogram telur. dalam tempo satu setengah tahun, beliau mendapatkan banyak pelanggan, terutama orang asing. ini dikarnakan beliau dan istrinya tinggal di kawasan kemang yang notabene nya banyak terdapat orang-orang asing dan juga beliau dan istrinya fasih dalam berbahasa inggris.

Namun tidak jarang mereka mendapatkan cacian dari pelanggan bahkan Babu orang asing sekalipun. Namun mereka mengaca pada diri sendiri dan segera memperbaiki pelayanan mereka. Perubahan drastis pun terjadi pada diri beliau, dari pribadi feodal menjadi pelayan. Setelah itu, lama kelamaan beliau yang berambut perak, menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) yang di beri nama Kem Chicks itu. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek.

kini bisnis pasar swalayan Beliau berkembang pesat, merambah ke agribisnis, khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di Indonesia. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah. Lalu ada Kem Food, pabrik pengolahan daging di Pulogadung, dan sebuah ”warung” shaslik di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta. Catatan awal 1985 menunjukkan, rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40 sampai 50 ton daging segar, 60 sampai 70 ton daging olahan, dan 100 ton sayuran segar.


kem food



Beliau percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira. beliau dan istrinya sering jungkir balik. Baginya uang bukan yang nomor satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang.

Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia lakukan. Kelemahan banyak orang, terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. “Yang paling penting tindakan,” kata Om bob ( sapaan akrab beliau ).

Keberhasilan Beliau tidak terlepas dari ketidak tahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan. Setelah jatuh bangun, Beliau trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Beliau berbeda dengan kelaziman, mestinya dimulai dari ilmu, kemudian praktik, lalu menjadi trampil dan profesional.

”Saya hidup dari fantasi,” kata Beliau menggambarkan keberhasilan usahanya. Ayah dua anak ini lalu memberi contoh satu hasil fantasinya, bisa menjual kangkung Rp 1.000 per kilogram. ”Di mana pun tidak ada orang jual kangkung dengan harga segitu,” kata beliau.

Menurut Beliau, banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain. Sedangkan Beliau selalu luwes terhadap pelanggan, mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Dengan sikap seperti itu Beliau meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Beliau, kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya.

Beliau menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya punya fungsi dan kekuatan. Om Bob, panggilan akrab bagi anak buahnya, tidak mau bergerak di luar bisnis makanan. Baginya, bidang yang ditekuninya sekarang tidak ada habis-habisnya. Karena itu beliau tak ingin berkhayal yang macam-macam. dan kita sendiri sudah melihat dengan nyata keberhasilan beliau.


Info Tambahan : 
Haji yang berpenampilan nyentrik ini, penggemar berat musik klasik dan jazz. Saat-saat yang paling indah baginya, ketika shalat bersama istri dan dua anaknya.

Mungkin cuma itu cerita singkat tentang pengusaha sukses Bob sadino, banyak hal yang bisa kita tiru dari kepribadian beliau. yang saya suka terutama kesederhanaan dan ketaatanya, bagaimana dengan kalian ??

semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua dan mejadikan motivasi untuk kita mengejar kesuksesan. Salam Sukses !!

dari 100 ribu jadi jutaan

Dari modal 100rb kini memimiliki omzet jutaan



PERNAH berfikir untuk membuat sesuatu yang berbeda, menjualnya dan bahkan bisa menjaditrendsetter? Hal ini yang dialami oleh Ita Yudi. Seorang Wanita yang pada awalnya merintis menjadi pekerja kantoran alias wanita karir yang kemudian banting setir menjadi wirausaha mandiri yang mempekerjakan banyak orang.


"Awalnya saya kerja di kantor, sebuah perusahaan yang berurusan dengan proyek-proyek. Isinya laki-laki semua, jadi tidak ada yang menggunakan assesoris. Akhirnya kerja seperti itu tidak enak. Nganggur," ucapnya mengawali cerita ketika ditemui okezone di standnya dalam sebuah pameran yang baru-baru ini diadakan di Smesco center, Jakarta.

"Nah, saya kan pakai jilbab. Dan dari awal sudah hobi membuat asesoris. Mencoba-coba. Awalnya saya ingin punya bros buatan sendiri. Trial and error terus sih, tapi terus di coba," imbuhnya.

Bahan yang awalnya digunakan adalah untaian kawat-kawat dan manik-manik yang kemudian dirangkainya. Entah itu menjadi bunga, bentuk binatang, atau bentuk abstrak yang menurutnya layak untuk dijadikan hiasan. Selain dari kawat, dirinya juga mengaku membuat dari bahan lain seperti kain yang berasal dari limbah garmen, dan juga lilin atau clay.

"Saya buat dari semua bahan. Seperti yang sering saya buat ini dari metal, kawat. Ada juga yang dari benang wol dirajut, kain bekas limbah garmen, dan clay," terangnya.

Memang, bahan-bahan tersebut terlihat sangat sederhana dan mudah sekali untuk mencarinya. Seperti kawat misalnya, yang dengan mudah bisa kita temukan di pasar-pasar. Limbah garmen yang juga dengan mudahnya bisa didapatkan dari perusahaan garmen yang membuang sisa kainnya.

Diakuinya, untuk memulai usaha seperti dirinya, memang tidak membutuhkan banyak modal. Dirinya menuturkan, untuk memulai usaha ini dulu hanya cukup bermodalkan selembar uang Rp100 ribu saja.

"Modal untuk ini, sederhana saja. Malahan kalau sudah punya tang yang sebagai alat sudah bisa. Paling dulu modal Rp100 ribu," ungkapnya.

"Kalau kawat, dulu waktu saya memulai usaha ini kawat seperti ini memang jarang. Tapi sekarang sudah banyak sekali yang jual. Sekarang dimana-mana orang jual. Rp10 ribu juga sudah bisa buat beli kawat," ungkapnya lagi.

Dirinya menunjukkan kawat kecil sebagai alat yang digunakan untuk membentuk material serta kawat-kawat yang digunakan sebagai dasar pembuatan bros-bros tersebut. Kawat kecil dengan ujung lancip itu digunakan untuk membentuk dan membengkokan kawat sehingga membentuk suatu bentuk yang diinginkan.

Dalam setiap usaha, tentunya semua tidak langsung berjalan dengan lancar. Hal itu pula yang dialami oleh Ita. Awalnya, dalam sehari dirinya hanya mampu menjual satu sampai dua pieces bros. Jadi dalam sebulan, rata-rata dirinya hanya bisa menjual sebanyak 20 pieces bros.

Namun, saat ini hal tersebut sudah tidak berlaku lagi dalam kamus usahanya. Diakuinya, animo masyarakat terhadap kerajinan assesoris ini meningkat. Terbukti dari jumlah yang dihasilkannya laris manis terjual bak kacang goreng.

"Dulu, yang tertarik jarang sekali. Sekarang yang tertarik banyak. Sekarang tidak usah deh keluar negeri, di Indonesia juga sudah banyak kok. Lebih bagus dan juga lebih murah. Tidak usah ke Bangkok dan China. Kita sudah bisa menyaingi kok," ucap Ita optimis.

Memang, dari segi harga bros yang dijualnya sangat bervariasi. Untuk yang motif sangat sederhana dibandrol dengan harga Rp2.500 sampai Rp10 ribu. Namun, jika yang bentuknya agak rumit dan menggunakan banyak material serta batu-batuan, bahkan ada yang menggunakan kristal swarovski harga bisa selangit alias bisa mencapai Rp500 ribu.

Bentuk yang dimaksud memang rumit. Dengan detil yang sangat kecil dan sempurna, dibagian tengahnya ditambahkan bebatuan yang senada dengan warna kawat dan manik-manik. "Saya juga mengangkat kekayaan Indonesia. Karena ada batu-batu yang berasal dari Indonesia, yang tidak kalah bagusnya. Tapi ada juga yang menggunakan kristal swarovski. Per pieces harganya Rp2.500 sampai 500 ribu," jelasnya.

Kesulitan yang dihadapinya tidak sampai disitu, kadang material yang dibutuhkannya tidak terdapat di Indonesia. Sehingga dirinya harus memesan material tersebut dari China. Bersyukurlah kini, pesanan terus berdatangan. Jumlahnya bisa sampai ribuan, sehingga dengan sendirinya para distributor tersebut mendatangkan langsung material-material tersebut tanpa harus melalui pemesanan terlebih dahulu.

"Kendala, material kan 75 persen dari China. Tapi karena sekarang pesanan sudah banyak dan juga banyak yang sudah memulai bisnis serupa, jadi para distributor material ini sudah ada dengan sendirinya," akunya.

Dengan usahanya tersebut, ibu dari tiga orang anak ini memiliki 40 karyawan binaan yang membantunya dalam merangkai berbagai jenis bahan yang akan dijadikan asesoris terutama bros.

Dirinya tidak membutuhkan sebuah toko besar atau kios dalam menjajakan bros-brosnya. Di rumahnya yang terletak di daerah Kalimalang merupakan "pabrik" sekaligus tempatnya memajang bros-brosnya. Selain itu, dirinya juga rajin melakukan kerja sama dengan butik-butik yang banyak terdapat di ibu kota. "Pekerja rata-rata ibu rumah tangga biasa yang masih radius kecamatan lah," ucapnya.

Saat okezone berusaha mencari tahu lebih jauh, berapa pendapatan per bulannya saat ini, dirinya enggan berbagi lebih jauh. Karena menurutnya bisnis seperti ini tidak bisa dihitung secara pasti. Namun menurutnya, per bulan dirinya bisa menjual hingga ratusan aneka macam asesoris.

Terakhir, dalam hal pemasaran produk, dirinya mengingatkan untuk bisa menjadi yang berbeda diantara sekian banyak pesainganya. Banyak melihat, membaca dan memperhatikan pasar adalah kunci kesuksesannya.

"Kita harus menjadi yang berbeda. Banyak membaca, entah dari buku atau bisa juga browsing di internet," tandasnya. (and)


Sumber : www.okezone.com

Pola Pikir orang sukses

Banyak cara miliarder membangun bisnisnya. Namun 1 pola pikir ini dipastikan ada dalam pemikiran 1.200 orang kaya di dunia.

Orang kaya cenderung memiliki pemikiran yang berbeda dari kebanyakan orang. Mereka punya mentalitas dalam setiap tindakan; mereka berpikir tentang uang secara logis dan mereka melihat uang sebagai teman.

Itulah yang ditemukan Steve Siebold, jutawan mandiri dan penulis "How Rich People Think," setelah mempelajari lebih dari 1.200 orang terkaya di dunia selama 30 tahun terakhir.

Kendari memiliki pemikiran berbeda, penelitian Siebold menunjuka jika ada satu pola pikir dari 1.200 orang kaya yang sama. Mereka cenderung menghindari nostalgia.

Di saat kebanyakan orang terlena dengan manisnya masa lalu, orang-orang kaya bermimpi untuk masa depan dan selalu optimis tentang segala sesuatu yang akan datang.

"Orang-orang yang hanya memikirkan hari-hari terbaik di belakang mereka jarang mendapatkan kaya, dan sering mendapatkan ketidakbahagiaan dan depresi," Siebold menulis dalam bukunya.

Siebold menambahkan jutawan mandiri menjadi kaya karena mereka bersedia untuk bertaruh tentang diri mereka sendiri, termasuk tentang impian, tujuan, dan ide-ide mereka di masa depan yang mungkin penuh risiko.

Praktek untuk sukses

1. Jangan lihat persamaan hobi
Quote:Kalau agan melihat sebuah kisah dan motivasi dengan persamaan hobi lebih baik buang itu jauh jauh gan , karena jika agan hanya melihat dari persamaan hobi agan gak bakal dapet seluruh inti dari motivasi yang udah agan baca. " Aduh Steve Jobs itu kan untuk IT ane kan cuman dagang sayur apa hubungan ? " . Selama agan melirik kisah inspiratif dan membedakan kisah tersebut dengan hobi agan , agan tidak akan mendapatkan buah dari segala inspirasi hanya 70% yang bakal agan dapet . TS udah merasakan kok gan 

2. Jangan lihat Hasilnya tapi Prosesnya !
Quote:Nih ya kebanyakan orang gan nyari hasil tapi bkn liat prosesnya dan perjuangannya untuk meraih hasil tersebut. Semua hasil pasti ada proses gan , kalau agan ingin mendapatkan hasil yang sama ya lakukan proses yang sama . " Enak ya itu orang bisa beli Lamborghini dengan Rumah 1 Trilliun " Yang agan liat hasilnya tapi bukan prosesnya apakah dia berjuang mati matian utk mendapatkan hasil tersebut , apa saja yang udah dia korbankan untuk mendapatkan hasil seperti itu. Jadi agan mesti menerapkan proses daripada melihat hasil dalam membaca kisah inspiratif orang sukses

3. Ambisi Berlebihan hanya membuat agan jatuh jungkir balik.
Quote:Siapa yang tidak punya Ambisi ? Semua pasti ada orang yang tidak memiliki ambisi hanyalah orang yang menganggap hidupnya datar.Ambisi itu bagus untuk menaikkan semangat dan tantangan agan. Tetapi ambisi berlebihan bisa membuat agan terpuruk , agan bisa lupa dengan yang namanya Hubungan Kekeluargaan , Kesehatan , bahkan diri anda sendiri. Jadi abis nonton film film yang inspiratif kyk film Jobs atau Sillicon Valley jangan sampe agan lupa dengan kesehatan dan keseharian agan , balance ambisinya ya gan.

4. Ambil Komitmen untuk sebuah Misi dalam Hidup
Quote:Agan sudah nonton dan membaca kisah kisah inspiratif ? Tapi agan hanya bisa bilang " Wah bagus nih , besok mesti di terapkan " . Menerapkan tidak cukup gan jika agan tidak memiliki visi dan misi. Anda set Goal agan dalam 1 tahun apa yang harus diraih dan apa yang harus dijauhi. Kalau agan sudah mencapai goal tersebut set lagi goal lainnya. Seperti kata pepatah tanpa tantangan hidup apalah artinya 
5. Kendalikan Ego Agan
Quote:Ego adalah hal yang paling mematikan dan agan harus mengendalikannya. Didalam kisah inspiratif pasti banyak orang yang memiliki ego tinggi dan secara tidak diketahui agan bisa menerapkan ego tersebut dengan tidak sengaja . Misal temen agan nanya sesuatu tentang IT 
Standard Guy : Bro , Steve Jobs itu hebat ya bro bisa bkin Mac dari garasi 
IT Man : Baru tau lo ? dih Udah dari tahun berapa coy orang tau Steve Jobs yaelah 
Standard Guy : Wah biasa aja dong bro , gua kan gak update
IT Man : Dih 
Kalau agan sudah bisa mengendalikan ego agan , agan bisa meningkatkan rasio kemenangan agan pada argumen sebesar 50% . Dimana mana ya gan orang argumen yang emosi dluan yang kalah